“Bagi orang yang berpuasa ada dua
kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu
dengan Tuhannya”. (HR Bukhari)
‘Suatu hari Nabi saw. mendengar seorang wanita tengah mencaci-maki
hamba sahayanya, padahal ia sedang berpuasa. Nabi saw. Segera memanggilnya.
Lalu beliau menyuguhkan makanan seraya berkata, “Makanlah hidangan ini!” Keruan
saja, wanita itu menjawab, “Ya Rasulullah, aku sedang berpuasa.” Nabi saw.
Berkata dengan nada heran, “Bagaimana mungkin engkau berpuasa sambil
mencaci-maki hamba sahayamu? Sesungguhnya Allah menjadikan puasa sebagai
penghalang (hijab) bagi seseorang dari segala
kekejian ucapan maupun perbuatan. Betapa sedikitnya orang yang berpuasa dan
betapa banyaknya orang yang lapar”. ( HR Bukhari)